News & Article - Hiburan
Pentingnya sebuah Requirement Analysis
Posted : 10-10-2012
Requirement Analysis adalah proses menentukan harapan pengguna untuk produk baru atau modifikasi produk. Fitur-fitur ini disebut Requirement, harus dapat diukur, relevan dan rinci.
Requirement Analysis sering melibatkan komunikasi dengan pengguna sistem untuk menentukan harapan fitur tertentu, resolusi konflik atau ambiguitas dalam persyaratan seperti yang diminta oleh berbagai pengguna atau kelompok pengguna, menghindari creep fitur dan dokumentasi semua aspek dari proses pembangunan proyek dari awal sampai akhir .

Secara Konseptual Requirement Analysis terdiri dari 3 macam kegiatan:
  • Eliciting requirement, adalah bagian saat berkomunikasi dengan pelanggan dan pengguna untuk menentukan apa requirement mereka. kegiatan ini sering juga disebut requirements gathering
  • Analyzing requirements, menentukan apakah persyaratan dinyatakan tidak jelas, tidak lengkap, ambigu atau bertentangan dan kemudian diselesaikan permasalahannya
  • Recording requirement, requirement yang dapat didokumentasikan dalam berbagai bentuk seperti document, use cases, cerita penggunaan atau spesifikasi proses kegiatan pengguna
Requirement Analysis dapat menjadi proses yang panjang dan sulit. Sistem baru akan mengubah lingkungan dan hubungan antara orang-orang, sehingga sangat penting untuk mengidentifikasi semua pengguna yang berkepentingan, mempertimbangkan semua kebutuhan mereka dan memastikan mereka memahami implikasi dari sistem baru. 

Didalam buku Steve McConnell dalam buku Rapid Developmentnya, berikut adalah beberapa kondisi user yang dapat menghambat proses Requirement gathering :
  • User tidak mengerti apa yang mereka inginkan atau user tidak memiliki gagasan yang jelas tentang kebutuhan mereka
  • User tidak mau berkomitmen pada requirement tertulis
  • User bersikeras pada requirement baru setelah biaya dan jadwal telah diperbaiki
  • User memiliki kendala komunikasi yang lambat
  • User sering tidak dapat berpartisipasi dalam ulasan atau tidak mampu melakukannya
  • User memiliki pengetahuan teknis yang minim
  • User tidak memahami proses development
  • User tidak tahu teknologi saat ini
hal ini dapat menyebabkan situasi dimana kebutuhan pengguna terus berubah bahkan ketika sistem atau pengembangan produk telah dimulai. 
Requirement Analysis merupakan aspek penting dari manajemen proyek.